Nilai pertanggungan

Apakah anda memiliki polis asuransi mobil atau rumah?

Pernah kah anda berpikir jika nilai yang diasuransikan sudah cukup?

Pernah kah anda merevisi nilai tersebut setiap tahun?

Nilai asuransi untuk property / rumah anda harus menggambarkan nilai pembangunan baru bangunan anda dan juga nilai pembelian baru untuk perabot (reinstatement value atau re-building cost). Ingat ya, untuk nilai tanah tidak perlu dimasukan.

Sedangkan untuk asuransi mobil adalah nilai pasar (market value), termasuk juga nilai peralatan non-standar yang merupakan tambahan diluar dealer/showroom resmi seperti kaca film, audio, variasi dsb.

Berikut ilustrasinya..

Jadi bisa terlihat tabel diatas memperlihatkan perbedaan 3 jenis nilai dimana yang paling sering digunakan di perusahaan-perusahaan adalah accounting value / nilai akunting.

Nilai tersebut biasanya di nilai (appraisal) secara berkala dan praktek yang salah jika menggunakan nilai tersebut sebagai acuan nilai pertanggungan polis asuransi property / rumah.

Harga pertanggungan yang mencukupi sangatlah penting, Faktanya hal ini sering kali diabaikan.. Padahal efeknya akan sangat fatal.

Agen dan marketing asuransi mungkin kesulitan dalam menjelaskan nilai yang seharusnya diasuransikan karena kekurangan pengetahuan dan konsep asuransi, oleh karena itu pilihlah agen atau konsultan anda yang sudah memiliki sertifikat ahli asuransi.

Efek negatif dari salah aplikasi nilai pertanggungan adalah akan mengurangi porsi penggantian polis anda, karena setiap polis asuransi menganut asas prorata.

Yaitu penerapan proporsi tanggung jawab tertanggung ketika mengasuransikan dibawah harga seharusnya, contohnya adalah sebagai berikut :


Nilai pasar mobil adalah Rp. 100 Juta, tetapi dipertanggungkan hanya Rp. 50 Juta untuk mempermurah premi asuransi yang akan dibayar.

Jadi ketika terjadi klaim sebesar Rp. 25juta maka penggantiannya adalah (50juta/100juta) x jumlah klaim (25juta) = 12,5 Juta.

Terlihat bahwa penggantian yang diterima tidak full sebesar 25juta tetapi hanya 12,5 juta karena proporsi 50% harus ditanggung sendiri oleh tertanggung.


Jadi hati-hati dalam menilai harga pertanggungan ya, jangan hanya berpikir mengurangi nilai pertanggungan akan mengurangi premi tetapi manfaatnya ketika pembayaran klaim.

Semoga membantu.

Cukupkah Harga Pertanggungan Polis Anda?
Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!